Moshi-moshi.. 

Sekarang aku lagi membahas soal guguk (soalnya inget guguku Pyo wkwk..) masih ada yang inget tidak sama foto di atas? Kalau ada yang belum tau cari saja dvd/vcd berjudul “Hachiko” dulu juga pernah ada filmnya di xxi bukan versi Jepang tapi..
Cerita ini bermula ketika Professor Hidesaburo Ueno (53 tahun) memungut Hachiko anjing jantan jenis Akita Inu yang lahir tanggal 10 November 1923 di Ōdate, Prefektur Akita dari seorang perantara dari keluarga Giichi Saitō dari kota Ōdate. Pak Ueno yang bekerja di salah 1 universitas di Jepang tiap hari selalu di antar dan di jemput di stasiun kereta Shibuya oleh Hachiko.
Suatu ketika tanggal 25 Mei 1925, kecelakaan terjadi Pak Ueno yang sedang mengajar tiba-tiba Pak Ueno meninggal dunia, Hachiko yang tidak tahu bahwa majikannya telah meninggal dunia tidak mau makan selama 3 hari. Hachiko lalu mulai di titipkan dari orang 1 ke orang lain karena Professor Ueno dan istrinya ternyata tidak menikah secara sah dan harus meninggalkan rumah Professor Ueno. Terakhir Hachiko di titipkan di rumah Kikusubaro Kobayashi yang menjadi tukang kebun di keluarga Ueno rumahnya yang dekat dengan Stasiun Shibuya membuat Hachiko selalu datang ke Stasiun kereta itu untuk menunggu majikannya, Pak Ueno. Hachiko (13 tahun) terus menunggu dan menunggu hingga akhirnya meninggal tanggal 8 Maret 1935 penyebab kematiannya karena filariasis.
Sekarang aku lagi membahas soal guguk (soalnya inget guguku Pyo wkwk..) masih ada yang inget tidak sama foto di atas? Kalau ada yang belum tau cari saja dvd/vcd berjudul “Hachiko” dulu juga pernah ada filmnya di xxi bukan versi Jepang tapi..
Cerita ini bermula ketika Professor Hidesaburo Ueno (53 tahun) memungut Hachiko anjing jantan jenis Akita Inu yang lahir tanggal 10 November 1923 di Ōdate, Prefektur Akita dari seorang perantara dari keluarga Giichi Saitō dari kota Ōdate. Pak Ueno yang bekerja di salah 1 universitas di Jepang tiap hari selalu di antar dan di jemput di stasiun kereta Shibuya oleh Hachiko.
Suatu ketika tanggal 25 Mei 1925, kecelakaan terjadi Pak Ueno yang sedang mengajar tiba-tiba Pak Ueno meninggal dunia, Hachiko yang tidak tahu bahwa majikannya telah meninggal dunia tidak mau makan selama 3 hari. Hachiko lalu mulai di titipkan dari orang 1 ke orang lain karena Professor Ueno dan istrinya ternyata tidak menikah secara sah dan harus meninggalkan rumah Professor Ueno. Terakhir Hachiko di titipkan di rumah Kikusubaro Kobayashi yang menjadi tukang kebun di keluarga Ueno rumahnya yang dekat dengan Stasiun Shibuya membuat Hachiko selalu datang ke Stasiun kereta itu untuk menunggu majikannya, Pak Ueno. Hachiko (13 tahun) terus menunggu dan menunggu hingga akhirnya meninggal tanggal 8 Maret 1935 penyebab kematiannya karena filariasis.
Untuk tetap mengenang kesetiaan anjing terhadap majikannya tersebut di Jepang terdapat patung Hachiko. Semoga kita manusia juga mempunyai sifat yang setia terhadap sesama, hewan peliharaan saja bisa setia kenapa kita yang di beri akal budi tidak? *Kalau menurutmu artikel ini mungkin menarik boleh di copas tapi tolong sertakan link blog ini jangan main asal di copy paste termasuk emoticon di blog ku saja untuk blogmu kecuali kalau hanya sebagai bahan untuk membuat artikel yang tidak di copy paste semua tidak apa-apa tidak usah mencantumkan link blog*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar